Muhammad Wali Tangkap Pesan Kuat Warga, Sarana Ibadah Harus Jadi Prioritas

 


Aradionews.id – Suara masyarakat kembali menemukan ruang untuk disampaikan secara langsung kepada wakil rakyat. Anggota Komisi VII DPR Aceh (DPRA), Muhammad Wali, SE., MM, menggelar pertemuan bersama warga Daerah Pemilihan (Dapil) V di Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Sabtu (30/5/2026).

Pertemuan perdana yang berlangsung dalam suasana hangat dan terbuka itu tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai kebutuhan yang selama ini mereka rasakan, terutama terkait peningkatan sarana dan prasarana ibadah di lingkungan masyarakat.

Muhammad Wali menegaskan bahwa pertemuan ini yg diadakan ini merupakan instrumen penting dalam menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Melalui forum tersebut, berbagai persoalan yang berkembang di tingkat gampong dapat didengar secara langsung tanpa sekat birokrasi.

“Pertemuan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga wadah untuk mendengarkan secara langsung harapan dan kebutuhan masyarakat. Apa yang menjadi aspirasi warga akan kami bawa dan perjuangkan dalam mekanisme resmi di DPRA,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Dalam dialog bersama warga, kebutuhan akan pembangunan dan peningkatan fasilitas ibadah menjadi salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan. Menurut Muhammad Wali, keberadaan sarana ibadah yang memadai memiliki peran penting dalam memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.

Ia menilai, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari aspek infrastruktur fisik dan ekonomi semata, tetapi juga harus menyentuh sektor yang mendukung pembinaan moral dan spiritual masyarakat.

“Permintaan masyarakat terkait sarana ibadah menjadi catatan penting. Aspirasi ini akan kami kawal dan perjuangkan dalam pembahasan serta rapat-rapat di DPRA agar dapat memperoleh perhatian yang layak,” katanya.

Mantan Anggota DPRK Aceh Utara tersebut juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang berkelanjutan menjadi kunci agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan riil warga.

“Kami ingin memastikan bahwa suara masyarakat tidak berhenti pada forum reses. Karena itu, dialog dan pertemuan seperti ini akan terus dilakukan agar berbagai persoalan yang dihadapi warga dapat terpetakan dan diperjuangkan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Pertemuan  ini menurut Muhammad Wali di Kota Lhokseumawe juga menjadi sinyal kuat bahwa pendekatan politik yang berbasis dialog dan kedekatan dengan masyarakat masih menjadi kebutuhan utama. Di tengah berbagai tantangan pembangunan daerah, warga berharap aspirasi yang telah disampaikan tidak hanya menjadi catatan, tetapi juga mampu diwujudkan dalam bentuk program nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. []

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru