RSU Arun Penuh, Wali Kota Lhokseumawe Nilai Masalah Struktural Pelayanan Kesehatan



Aradionews.id — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, menilai overload pasien di RSU Arun bukan sekadar persoalan teknis, melainkan masalah struktural pelayanan kesehatan daerah.

Dari 1.224 kunjungan pasien sejak awal Januari 2026, rumah sakit hanya ditopang 209 tempat tidur,angka yang dinilainya jauh dari ideal.

Menurut Sayuti, RSU Arun menanggung beban lintas wilayah, mulai dari mahasiswa luar daerah hingga pasien Aceh Utara, sementara status aset rumah sakit yang masih berada di bawah LMAN membatasi intervensi pemerintah kota.



“Kapasitas layanan tak sebanding dengan realitas jumlah penduduk dan mobilitas pasien,” tegasnya saat peninjauan, Rabu (21/1).

Ia memastikan Pemko Lhokseumawe mempercepat upaya pembangunan RSUD sebagai solusi jangka panjang, dengan DED dan lahan empat hektare telah diserahkan ke Kementerian Kesehatan. Sayuti juga menegaskan pengawasan ketat terhadap mutu layanan dan kesejahteraan tenaga kesehatan, termasuk inspeksi sistem pengupahan yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Pelayanan kesehatan tidak boleh kolaps karena persoalan administrasi dan ketimpangan kapasitas,” pungkasnya.[]

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru