54 Juta Jam Kerja Selamat: PT PIM Tegaskan K3 Bukan Seremoni, tapi Disiplin Industri



Aradionews.id — PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) membuka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 dengan pesan tegas: keselamatan kerja bukan slogan tahunan, melainkan disiplin industri yang menentukan keberlanjutan perusahaan.

Pesan itu mengemukan dalam apel pembukaan Bulan K3 Nasional yang digelar di Lapangan Upacara PT PIM, Jumat (23/1/26).

Di hadapan jajaran direksi, perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh, BPJS Ketenagakerjaan Lhokseumawe, manajemen, serikat pekerja, hingga seluruh insan perusahaan, PT PIM mengumumkan capaian 54.254.524 jam kerja selamat tanpa kecelakaan kerja sejak 23 Maret 2010 hingga 31 Desember 2025.



Capaian tersebut menempatkan PT PIM sebagai salah satu entitas industri pupuk nasional dengan konsistensi implementasi K3 jangka panjang bukan sekadar target administratif.

Mengusung tema nasional “Membangun Ekosistem Pembinaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”, Bulan K3 Nasional di PT PIM diarahkan untuk memperkuat safety culture sebagai bagian dari sistem kerja, bukan pelengkap produksi.

Ketua Panitia Bulan K3 Nasional PT PIM, Muzakir Lala, menegaskan bahwa keselamatan kerja hanya akan efektif jika menjadi nilai bersama, bukan tanggung jawab satu unit tertentu.

“Keselamatan harus hidup dalam keseharian kerja. Setiap individu adalah subjek K3, bukan objek aturan,” ujarnya.



Direktur Utama PT PIM, Filius Yuliandi, menyebut angka 54 juta jam kerja selamat sebagai indikator kedewasaan organisasi dalam mengelola risiko industri berbahaya.

“Ini bukan sekadar statistik. Ini adalah refleksi dari konsistensi, kepemimpinan, dan keberanian untuk tidak menoleransi penyimpangan keselamatan,” tegas Filius.

Menurutnya, keberhasilan K3 tidak lahir dari aturan tertulis semata, tetapi dari keberpihakan manajemen dan partisipasi aktif pekerja dalam menjaga standar keselamatan di seluruh lini operasional.

Sebagai simbol penguatan komitmen, PT PIM menyerahkan Zero Accident Award, melakukan penandatanganan komitmen Life Saving Rules (LSR) oleh manajemen dan perwakilan pekerja, serta menggelar Emergency Medical Treatment Attraction sebagai sarana simulasi dan edukasi penanganan kondisi darurat medis.



Filius menekankan bahwa Life Saving Rules bersifat mutlak dan tidak bisa dinegosiasikan.

“Tidak ada ruang bagi normalisasi deviasi. Keselamatan adalah batas minimum yang tidak boleh dilanggar,” katanya.

Dengan dimulainya Bulan K3 Nasional 2026, PT PIM menargetkan peningkatan kepatuhan, kewaspadaan, dan kesadaran kolektif seluruh pekerja dan mitra kerja. Berbagai program edukasi, kampanye keselamatan, dan penguatan kompetensi akan digelar sepanjang Bulan K3 sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.

Bagi PT PIM, K3 bukan hanya soal kepatuhan regulasi, tetapi fondasi utama produktivitas, keberlanjutan, dan kepercayaan publik terhadap industri strategis nasional.[]

Postingan Lama Tak ada hasil yang ditemukan
Postingan Lebih Baru