Dorong Pemulihan Ekonomi Pascabanjir, Kapolres Lhokseumawe Borong Hasil Panen Duren Warga Sawang



Aradionews.id – Upaya pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana banjir di wilayah Aceh Utara mendapat perhatian langsung dari Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. Pada Selasa (6/1/2026), orang nomor satu di jajaran Polres Lhokseumawe itu turun langsung ke Desa Gunci, Kecamatan Sawang, untuk membeli dan memborong hasil panen durian milik warga setempat.

Langkah tersebut bukan sekadar aksi spontan, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap petani lokal yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pemasaran. Jarak desa yang relatif jauh dari pusat kota membuat petani kerap bergantung pada tengkulak, terutama saat kondisi pascabencana yang melemahkan daya jual hasil panen.

Durian Sawang sendiri dikenal memiliki kualitas dan cita rasa khas yang telah lama diminati masyarakat. Namun, pascabanjir, sebagian petani kesulitan menjual hasil panen secara optimal. Kehadiran Kapolres dengan membeli langsung hasil tani warga dinilai mampu memberi napas lega bagi petani, sekaligus menjaga agar roda ekonomi desa tetap berputar.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan menyampaikan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam konteks penegakan hukum dan keamanan saja, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana.

“Kami ingin memastikan masyarakat, khususnya petani durian di Sawang, tidak berjalan sendiri dalam masa pemulihan ini. Dengan membeli langsung hasil panen mereka, kami berharap bisa meringankan beban dan membantu menjaga nilai ekonomi hasil tani warga,” ujar Kapolres.



Respons positif datang dari aparatur desa dan masyarakat. Geuchik Desa Gunci, Fazir, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan jajaran Polres Lhokseumawe kepada warganya.

“Ini bukan hanya soal durian yang dibeli, tapi kepedulian yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Warga kami merasa diperhatikan di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih pascabanjir,” ungkap Fazir.

Aksi tersebut menjadi cerminan pendekatan humanis Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Di tengah tantangan ekonomi akibat bencana, kehadiran aparat negara yang mau turun langsung ke desa dinilai memberi harapan sekaligus semangat baru bagi warga untuk kembali bangkit.[]

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru