PIM Utamakan Keselamatan pekerja dan Stabilitas Sistem Produksi di Tengah Banjir Aceh Utara



Aradionews.id — Di tengah tingginya debit air yang merendam sebagian wilayah Aceh Utara, PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) mengalihkan fokus utamanya pada keselamatan pekerja serta perlindungan fasilitas produksi.

Perusahaan memastikan bahwa seluruh unit vital pabrik berada dalam kondisi aman dan terpantau, meskipun keputusan penghentian sementara operasional harus diambil demi menghindari risiko yang lebih besar.



Penghentian terbatas ini dilakukan karena akses air serta sejumlah utilitas pendukung tidak dapat berfungsi optimal akibat gangguan eksternal. PIM menegaskan langkah ini bukan hanya mengikuti prosedur keselamatan standar, tetapi juga menjadi upaya strategis untuk menjaga stabilitas sistem produksi jangka panjang.



"Seluruh unit kritikal saat ini berada dalam pengawasan intensif tim teknis dan Tim Tanggap Darurat," demikian pernyataan internal perusahaan.

Di sektor distribusi, banjir menyebabkan jalur darat menuju lokasi pendistribusian pupuk terputus, sehingga menghambat pergerakan logistik dari pabrik menuju gudang-gudang di wilayah lain.



Meski demikian, perusahaan memastikan bahwa ketersediaan stok di Gudang Lini 2 dan Lini 3 tetap aman, hanya saja proses penambahannya mengalami perlambatan. PIM saat ini menjalin koordinasi rutin dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta pemangku kepentingan terkait untuk mempercepat pemulihan akses distribusi.

Sementara itu, seluruh karyawan dan keluarga yang tinggal di kompleks perusahaan telah dievakuasi menuju lokasi aman. Evakuasi juga mencakup pasien serta tenaga medis dari Rumah Sakit Prima Inti Medika (RS PRIME) yang berada di kawasan perusahaan. Seluruh tahapan pemindahan berlangsung terkoordinasi dan selesai tanpa kendala berarti.

Begitu kondisi banjir memungkinkan, PIM telah menyiapkan agenda pemulihan operasional secara bertahap. Rangkaian proses tersebut meliputi inspeksi menyeluruh fasilitas pabrik, pengecekan ulang jaringan utilitas, pengujian kesiapan mesin produksi, hingga normalisasi distribusi pupuk. 

Perusahaan kembali menegaskan komitmennya:

Keselamatan insan perusahaan, stabilitas operasi, dan kontinuitas layanan publik tetap menjadi prioritas utama.[]

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru