PAG Jadikan Idul Adha Ruang Menyatukan Pekerja dan Warga di Tengah Denyut Industri Energi



Aradionews.id
- Di tengah geliat industri energi nasional, PT Perta Arun Gas (PAG) memperlihatkan wajah lain perusahaan membangun kedekatan sosial dan spiritual bersama masyarakat. Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan PAG untuk mempererat hubungan antara perusahaan, pekerja, dan warga melalui pelaksanaan Shalat Idul Adha berjamaah di Stadion Komplek Perumahan PAG, Rabu (27/05/2026).

Sejak pagi, ribuan jamaah mulai memadati area stadion. Gema takbir menggema dari berbagai sudut komplek, menciptakan suasana religius yang hangat dan penuh kekeluargaan. Tidak hanya dihadiri pekerja dan keluarga besar perusahaan, masyarakat sekitar juga tampak antusias mengikuti ibadah bersama tersebut.

Hadir dalam kegiatan itu Komisaris PAG, Wanda Assyura, Technical & Operation Director PAG, Agus Mukorobin, jajaran manajemen, para perwira, hingga tokoh masyarakat sekitar lingkungan perusahaan.



Pelaksanaan Shalat Idul Adha dimulai pukul 07.00 WIB dalam suasana tertib dan khusyuk. Namun lebih dari sekadar seremoni keagamaan, kegiatan ini menjadi simbol harmonisasi yang terus dijaga PAG di tengah aktivitas operasional perusahaan energi strategis tersebut.

Ketua Panitia Idul Adha 1447 H PAG, Jalaluddin, menegaskan bahwa Idul Adha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga momentum memperkuat nilai kepedulian sosial dan kebersamaan.

“Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai itu penting terus dirawat dalam kehidupan bersama,” ujarnya di hadapan jamaah.

Menurutnya, PAG ingin menghadirkan suasana lebaran yang tidak hanya dirasakan pekerja internal perusahaan, tetapi juga masyarakat di lingkungan sekitar. Kebersamaan tersebut diharapkan menjadi energi positif yang terus tumbuh dalam hubungan sosial sehari-hari.

Rangkaian peringatan Idul Adha di lingkungan PAG sendiri telah dimulai sejak malam takbiran. Pawai takbir keliling komplek perumahan perusahaan berlangsung meriah dengan melibatkan pekerja, keluarga besar perusahaan, dan masyarakat sekitar.

Di tengah tantangan industri yang terus bergerak dinamis, pendekatan humanis seperti ini menjadi pesan penting bahwa perusahaan tidak hanya hadir sebagai entitas bisnis, tetapi juga bagian dari denyut sosial masyarakat.

Melalui kegiatan keagamaan dan sosial yang konsisten digelar, PAG menunjukkan komitmennya menjaga harmoni antara perusahaan dan lingkungan sekitar — sebuah pendekatan yang semakin relevan di tengah kebutuhan membangun hubungan industri yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Lhokseumawe.[]

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru