Hari Bhayangkara ke-80: DPP PWA Dorong Sinergi Polri dan Pers Hadapi Tantangan Era Digital
Aradionews.id – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi refleksi perjalanan panjang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), tetapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi strategis antara kepolisian dan insan pers dalam menjaga keamanan, demokrasi, serta kepercayaan publik di tengah derasnya arus informasi digital.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Wartawan Aceh (DPP PWA), Maimun Asnawi, S.Hi., M.Kom.I, menyampaikan pesan tersebut dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang berlangsung di Mapolres Lhokseumawe, Rabu (1/7/2026).
Dalam sambutannya, Maimun mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran Polri sekaligus memberikan apresiasi atas pengabdian dan kerja keras institusi kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta menegakkan hukum di tengah perubahan zaman yang semakin kompleks.
Menurutnya, Hari Bhayangkara bukan hanya sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi ruang evaluasi dan penguatan komitmen Polri untuk terus bertransformasi sebagai institusi yang profesional, modern, adaptif, humanis, dan semakin mendapat kepercayaan masyarakat.
“Polri memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas keamanan yang menjadi fondasi pembangunan bangsa. Namun tantangan ke depan semakin berat, sehingga membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers,” ujar Maimun.
Ia menegaskan, perkembangan teknologi informasi membawa tantangan baru berupa maraknya penyebaran hoaks, disinformasi, kejahatan siber, ujaran kebencian, hingga konflik sosial akibat informasi yang tidak bertanggung jawab.
Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan kerja bersama antara Polri, media massa, pemerintah, akademisi, dan masyarakat agar ruang publik tetap sehat serta demokrasi berjalan dengan baik.
“Pers memiliki tanggung jawab besar dalam menghadirkan informasi yang benar, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat. Sementara Polri berperan menciptakan rasa aman agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan kehidupan demokrasi secara kondusif,” katanya.
Maimun menyebutkan, hubungan antara pers dan Polri bukan hanya sebatas kemitraan dalam pemberitaan, tetapi merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga kepentingan publik.
“Ketika pers bekerja secara profesional dan Polri menjalankan tugas dengan baik, maka kepercayaan masyarakat kepada institusi negara akan semakin meningkat,” tegasnya.
Ia juga berharap komunikasi dan kerja sama antara wartawan dengan jajaran kepolisian dapat terus diperkuat dengan mengedepankan keterbukaan informasi, saling menghargai fungsi masing-masing, serta menjunjung tinggi etika profesi.
Dalam kesempatan tersebut, Maimun turut memperkenalkan DPP PWA sebagai organisasi profesi wartawan yang berkedudukan di Kota Lhokseumawe. Organisasi yang berdiri sejak Agustus 2007 itu terus berkembang dengan terbentuknya kepengurusan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) di berbagai kabupaten/kota di Aceh.
Keberadaan PWA, kata Maimun, menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas, integritas, serta kompetensi wartawan agar mampu menghadirkan karya jurnalistik yang profesional dan bertanggung jawab.
Menutup sambutannya, ia mengajak insan pers dan jajaran Polri untuk terus memperkuat sinergitas dalam menjaga stabilitas daerah, memperluas keterbukaan informasi publik, serta bersama-sama melawan penyebaran informasi palsu.
“Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri selalu diberikan kekuatan, kesehatan, integritas, dan keberkahan dalam menjalankan amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Semoga Polri semakin Presisi dan semakin dicintai rakyat,” pungkasnya.




